Text
Senam Lansia Tandak Sambas (SELATASI): Alternatif Pengendali Hipertensi Pada Lansia
Lanjut Usia Merupakan bagian dari keluarga dan anggota masyarakat yang semakin meningkat seiring dengan usia harapan hidup yang lebih lama, jumlah orang tua di Indonesia terus meningkat ; pada tahun 2020 ada 29 Juta orang, atau 11,4 persen dari total populasi, yang menunjukan peningkatan yang konsisten dari waktu ke Waktu (BPS, 2020), Gangguan Sendi, Hipertensi, Katarak, Stroke, Gangguan mental emosional, penyakit jantung, dan diabetes melitus adalah beberapa penyakit degeneratif yang paling umum dideria oleh orang tua (Hernawan, 2017). Faktor Resiko berbagai masalah kesehatan meningkat dengan usia harapan hidup, Masalah umum yang dihadapi oleh orang tua adalah rentannya kondisi fisik mereka terhadap berbagai penyakit karena berkurangnya daya tahan tubuh mereka pengaruh dari luar dan kurangnya efisiensi mekanisme homeotasis, akibatnya, mereka lebih rentan terhadap penyakit . Tekanan darah tinggi, juga dikenal sebagai hipertensi. didefinisikan sebagai tekanan sistolik lebih dari 140 mmhg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmhg. Hipertensi adalah penyakit multifaktorial yang disebabkan oleh banyak faktor yang berbeda yang bekerja sama , beberapa perubahan Fisiologis terjadi seiring bertambahnya usia; Resistensi Perifer dan Aktifitas simpatik meningkat pada usia lanjut( Setiawan et al., 2014) Data dari World Health Organization (WHO) menunjukan bahwa sebesar 22 % orang di seluruh dunia menderita hipertensi. di Indonesia, Prevalensi Hipertensi sebesar 34, 11 % orang di atas 18 tahun pada tahun 2018, Hipertensi sering ditemukan pada orang tua, dengan prevalensi laki - laki 12,2 % dan perempuan 15, 5 %, sebanding dengan Prevalensi tahun 2013 sebesar 25,8 %
Tidak tersedia versi lain