Text
Terapi Psikoreligious Pada Pasien Gangguan Jiwa: Halusinasi Pendengaran
Gangguan Jiwa merupakan pola perilaku yang mencerminkan disfungsi psikologis yang secara klinik terjadi pada individu yang berkaitan dengan di stress yang dialami, bkan sebagai akibat dari penyimpangan sosial maupun konflik dengan masyarakat (stuart, 2013). gangguan jiwa adalah bentuk dari manifesti penyimpangan perilaku akibat distorsi emosi sehingga menimbulkan perubahan pola tingkah laku yang tidak wajar diakibatkan oleh penuruan fungsi kejiwaan ( Nasir, abdul, & Muhith, 2011). WHO (2010) menyebutkan bahwa prevelensi gangguan jiwa berat saat ini adalah 7 per seribu penduduk dewasa dan terbanyak pada usia 15 - 35 tahun atau dewasa muda. Pravelensi tersebut akan semakin bertambah apabila gangguan jiwa videbeck (2008) menyebutkan bahwa faktor yang dapat menyebabkan timbulnya gangguan jiwa adalah faktor yang meliputi faktor genetik, neuroanatomi dan neurokimia (Struktur dan fungsi otak) serta imunovirologi, faktor psikologis dan faktor sosial. buku ini disusun untuk memberikan informasi tambahan kepada perawat dirumah sakit jiwa dalam memberikan tindakan keperawatan pada pasien halusinasi pendengaran untuk mengontrol halusinasinya. buku ini juga dapat memberikan informasi kepada keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa terutama pasien dengan halusinasi pendengaran, karena hampir 50 % - 70 % Pasien gangguan Jiwa Mengalami halusinasi pendengaran .
Tidak tersedia versi lain